Follow instagram

Follow instagram

Rabu, 01 Agustus 2012

kiat diet saat Puasa dan Menyusui

blogdetik.
Puasa adalah salah satu momen yang pas untuk menjalankan program diet sehat. Terutama bagi mereka yang kesulitan mengendalikan nafsu ngemil. Banyak diantara para klien saya yang mengeluhkan tentang susahnya mereka mengendalikan nafsu ngemil. Akhirnya, mereka hopeless untuk menjalankan program diet sehat dan lebih memilih program pelangsingan dengan obat-obatan atau jamu atau alat tertentu.
Nah, di bulan puasa ini mereka memanfaatkannya untuk menjalankan program diet sehat karena dengan berpuasa maka keinginan ngemil bisa dilawan. Dengan puasa, hilang satu kendala (yaitu  keinginan ngemil), nah sekarang kita bisa lebih fokus pada pemenuhan nutrisi yang diperlukan tubuh dan merancang keseimbangan asupan nutrisinya.
Pilihlah menu makanan yang lebih banyak mengandung serat, karena ini akan membuat kita kenyang lebih lama. Kita semua tahu sumber energi utama adalah karbohidrat, tapi sumber karbohidrat bukan cuma nasi.
Nabi menganjurkan untuk berbuka dengan yang manis, dan beliau mencontohkan dengan memakan kurma “basah”, jika tidak ada maka diganti kurma “kering”, jika tidak ada keduanya maka Nabi berbuksa dengan air putih. Jadii… “manis” itu bukan berarti kita harus minum es teh / es dawet / kolak pisang / puding / es campur dll, “manis” itu adalah karbohidrat kompleks (contoh kurma). Apa contoh karbohidrat kompleks lainnya ? sagu, ubi jalar, kentang, serat sayuran, dll. Nasi termasuk karbohidrat sederhana, proses penguraiannya butuh hormon insulin sangat banyak akibatnya gula darah sesaat jadi naik. Bingung tentang karbohidrat ?

Selasa, 03 Juli 2012

Balotelli Si Tukang Pos...


Jakarta Detik.com
 Pada mulanya adalah olok-olok, lalu puja-puji. Di Piala Eropa 2012, Mario Balotelli adalah cerita tersendiri. Ia sukses membungkam siapa saja yang menganggap dirinya tak lebih dari selebriti kampungan dengan mencetak tiga gol dalam turnamen empat tahunan tersebut.
  Nama asilnya adalah Mario Barwuah. Tak ada darah Italia ditubuhnya. Orangtuanya, Thomas dan Rose Barwuah, imigran dari Ghana. Balo lahir di kota Palermo, 12 Agustus 1990.
Hidup di negeri orang dengan keadaan ekonomi pas-pasan membuat orangtua Balo tak tahu hendak berbuat apa ketika ia sakit. Hingga kemudian sebuah keputusan yang kelak mengubah jalan hidupnya, terbit: Balo mendapat orangtua asuh bernama Fransesco dan Silvia Balotelli. Dari kedua orangtua asuhnya itulah Mario Barwuah mendapat nama Balotelli.

Lalu cerita pun dimulai.

Hidup di Italia menjadi dua sisi mata uang bagi Balo. Kita semua tahu, Balo berkulit hitam. Sementara kedua orangtua asuhnya adalah keturunan Yahudi. Sejarah mencatat, sebanyak kurang lebih 8.000 orang Yahudi mati dalam Holocoaust Italia jaman Benito Amilcare Andrea Mussolini, diktaktor fasis sekutu Adolf Hitler itu. Dan jangan tanya berapa banyak ras kulit hitam yang raib: bahkan koloni pertama Italia di bawah Mussolini adalah negara-negara di Afrika Timur.

Kenyataan tersebut membuat Balo tak sekali dua mendapat hinaan rasis dari orang lain. Sebelum Piala Eropa 2012 dimulai, di mana ancaman rasisme jauh lebih tinggi dibanding di Italia dalam era sekarang, Balo bersumpah akan "membunuh" siapa saja yang bertindak rasis terhadapnya.

Ketika rombongan tim nasional Italia sampai di Polandia, mereka melakukan kunjungan ke kamp pembantaian Nazi di Auschwitz. Di sana Balo tak mampu menahan getir. Bukan karena ia atau keluarga sedarahnya pernah mengalami masa kelam dengan Nazi. Tetapi karena ia ingat sebuah kotak.