.Sering denger kan tentang kecantikan dan ketampanan orang korea ..banyak juga yang hasil oplas(operasi plastik)..eiitt tapi ternyata ada yang lebih mudah dibanding oplas..cukup dengan make up dan lensa kontak! seseorang bisa berubah 180 derajat..dari mukanya biasa aja jadi luarrr binasa. .orang yang menggunakan teknik ini namanya ulzzhang(keknya)..coba buktikan sendiri bedanya,cekiproot!! |
Kamis, 12 April 2012
Tekhnik Ull Zhang Korea,Semua Bisa Cakep /Cantik Sekejap Mau Bukti????
Kamis, 22 Maret 2012
#Arti l Kata Kamseupay
Arti Kata KamseupayReviewed by Rizazoel on Mar 18.Rating: 4.5
Setelah beberapa waktu lalu muncul sebuah kata “unyu” yang membuat heboh, kini muncul kata baru yang tidak kalah menarik dan lucu yaitu “kamseupay“. Sebuah kata kamseupay ini muncul akibat perseteruan antara artis Marissa Haque dan artis berakun @DeeDeeKartika di Twitter. Dalam akun twitter milik istri Ikang Fawzi muncul kalimat-kalimat emosional dan menuntut pasal pencemaran nama baik oleh @DeeDeeKartika yang mengeluarkan album religi bersama Memes (artis dan ibu dari Kevin Vierra).Selain itu, Marissa membuat sebuah tulisan tentang hal ini di blognya, marissahaque.blogdetik.com. Inilah isi blog Marissa yang saya cuplik beberapa kalimat yang terdapat kata “kamseupay“nya :
Pentolan Linkin Park, Mike Shinoda dipastikan mengisi scoring music film The Raid Yang Esok Tayang Perdana seluruh Indonesia,Kanada,Australia Amerika
INILAH.COM, Jakarta - Pentolan Linkin Park, Mike Shinoda dipastikan mengisi scoring music film produksi Indonesia, The Raid. Mike kagum dengan film yang dibintangi Iko Ukais tersebut.
"Saat Sony pilih film ini, ada ide untuk menggarap soundtrack. Dari label itu muncul satu nama Mike Shinoda. Dia setuju untuk menggarap soundtrack film ini," terang produser film The Raid, Toro, bersama sutradara Gareth Evans, saat konfrensi pers di Hotel Hyatt, Jakarta, Rabu (28/9).
Namun scoring musik Mike Shinoda hanya untuk film di Amerika saja. Sedangkan untuk di Indonesia dipercayakan oleh penata musik asli Indonesia, Fajar Yuskemal dan Aria Prayogi, yang menggarap musik untuk film Merantau di 2009.
"Untuk di Indonesia, kami mempercayakan sound engine asli Indonesia. Kami mau menunjukkan bahwa Indonesia juga memiliki penata musik terbaik," sambung Toro.
Mike Shinoda sendiri sudah mengunduh thriller The Raid ke youtube. "Mike juga kagum dengan The Raid. Dia bilang, ini film aksi yang luar biasa. Makanya dia mau menggarap scoring film ini," imbuh Toro. [aji]
"Saat Sony pilih film ini, ada ide untuk menggarap soundtrack. Dari label itu muncul satu nama Mike Shinoda. Dia setuju untuk menggarap soundtrack film ini," terang produser film The Raid, Toro, bersama sutradara Gareth Evans, saat konfrensi pers di Hotel Hyatt, Jakarta, Rabu (28/9).
Namun scoring musik Mike Shinoda hanya untuk film di Amerika saja. Sedangkan untuk di Indonesia dipercayakan oleh penata musik asli Indonesia, Fajar Yuskemal dan Aria Prayogi, yang menggarap musik untuk film Merantau di 2009.
"Untuk di Indonesia, kami mempercayakan sound engine asli Indonesia. Kami mau menunjukkan bahwa Indonesia juga memiliki penata musik terbaik," sambung Toro.
Mike Shinoda sendiri sudah mengunduh thriller The Raid ke youtube. "Mike juga kagum dengan The Raid. Dia bilang, ini film aksi yang luar biasa. Makanya dia mau menggarap scoring film ini," imbuh Toro. [aji]
Sukses dengan film Merantau tahun 2009, PT.
Merantau Films meluncurkan karya keduanya, The Raid yang kembali
dibintangi oleh Iko Uwais dan Yayan Ruhiyan. Selain kedua aktor laga
tersebut, The Raid juga dibintangi oleh aktor kawakan seperti Ray
Sahetapy, Donny Alamsyah, Pierre Gruno dan atlet Judo Indonesia, Joe
Taslim.
The Raid, hasil besutan sutradara Gareth Huw
Evans ini menceritakan sebuah perjalanan 20 orang anggota pasukan khusus
dalam menjalankan misi menangkap 1 bandar narkotik kejam di sebuah
gedung 30 lantai yang tak tersentuh aparat dan menjadi sarang penjahat.
Misi dari tim yang mayoritas berisikan anggota baru ini tidak berjalan
mulus dan mereka harus berjuang untuk melewati setiap lantai demi
menyelesaikan misi dan tentunya bertahan hidup.
“The Raid bukan hanya sekadar film dengan
adegan laga, tetapi mengajarkan kita semua kekuatan sebuah perjuangan,
bertahan hidup, dan melihat kebenaran berposisi di dunia sekarang,”
tutur Gareth Evans, sutradara sekaligus penulis naskah The Raid.
Selain pengambilan gambar yang apik, The Raid
juga dilengkapi dengan olahan koreografi martial art, yang menuai decak
kagum dari para juri dan penonton di berbagai festival film
internasional.
Penggarapan scoring music The Raid yang rilis
wilayah Amerika Utara, Amerika Latin dan Spanyol juga melibatkan musisi
papan atas Mike Shinoda-mastermind Linkin Park dan Joseph Trapanese
komposer berbakat yang menggarap film Walt Disney “Tron: Legacy“ di
tahun 2010.
Sementara untuk pemutaran di Indonesia dan
wilayah di luar distribusi Sony Pictures Worldwide Acquisition (SPWA),
scoring music The Raid digarap komposer muda berbakat Fajar Yuskemal dan
Aria Prayogi yang juga menggarap Merantau. Selain itu, grup musik indie
asal Bandung, Sigmun didaulat mengisi soundtrack The Raid.
The Raid tak hanya menuai prestasi tapi juga
mampu memberi inspirasi pada delapan ilustrator terbaik Indonesia yang
dihadirkan Mizan Publishing untuk merekam setiap adegan dalam bentuk
gambar tangan. Keseluruhan karya ini akan diterbitkan dalam bentuk komik
dan dapat diperoleh di toko-toko buku di Indonesia. Khusus di
Indonesia, Merantau Films juga meluncurkan DVD Ultimate Collection
Merantau (Limited Edition).
“Kami bangga karena The Raid berhasil membuat
banyak pihak dengan nama besar untuk terlibat didalamnya sesuai dengan
kapasitas dan keahlian mereka,” kata Ario Sagantoro, produser The Raid-
Merantau Films.
Sejak digarap pada tahun lalu (2011), hingga
kini The Raid telah mendulang beragam penghargaan bergengsi di kancah
perfilman internasional; seperti Cadillacs People’s Choice Award –
Toronto International Film Festival 2011 dan The Best Film sekaligus
Audience Award – Jameson Dublin International Film Festival 2012. The
Raid juga ikut serta dalam Festival Film Sundance 2012 dan menjadi salah
satu karya yang paling disukai panitia Sundance. Bahkan, The Raid akan
diremake oleh Screen Gems, perusahaan film asal Amerika yang membeli hak
ini dari Merantau Films.
The Raid menjadi sejarah baru industri film
Indonesia bukan hanya dengan rangkaian penghargaan yang telah diraihnya,
namun juga dengan rilis perdana serentak di Indonesia, Australia,
Kanada, dan Amerika Serikat pada hari Jumat, 23 Maret 2012
Langganan:
Postingan (Atom)